agen bolaTaruhan Bola Online



poker
Subscribe via feed.

Cerita Cerita Lucu

Posted by foto terbaru
agen bola

Cerita Lucu – Banyak sekali yang ingin menikmati sajian yang dapat menghilangkan stres, dimana banyak sekali yang sibuk karena rutinitas sehari-hari yang membuat banyak orang menjadi stres dan kehilangan waktu mereka untuk bersenang-senang dan tertawa yang pasti, maka dari itu kami menyediakan Sms Lucu untuk sesekali menghibur anda dan teman anda.

Untuk anda yang ingin membagi kebahagiaan kepada setiap orang yang anda sayangi lebih bai anda berikan saja Cerita Lucu sebab mirip banget kuk sama Cerita Humor, dan kami menyediakan Cerita Lucu ini dengan gratis pada anda semua, maka langsung saja anda lihat di bawah ini.

Cerita Lucu :

Cerita Lucu Si Poltak

Poltak yang sudah 10 tahun di Jakarta akan pulang kampung.
3 hari sebelum tanggal pulang Poltak nelepon ke adik2nya.
Poltak: “Ucok, mau abang bawain apa kalo ke abang ke Jkt?”
Ucok: “HP Black Berry aja, bang, bisa?”
Poltak: “Aaakkh…, gampang itu, nanti abang bawain…!”
Poltak: “Kau Brojong, mau apa dari abang?”
Borjong: “Yang bener, bang?”
Poltak: “Betul! Mau apa?”
Borjong: “Kamera dijital, ajalah bang, macem punya si Togar itu….!”
Poltak: “Mana Butet? Mau aku bawakan apa dia?”
Butet:”Tak usahlah bang.”
Poltak: “Tak usah sungkan, kau bilang aja apa yang kau mau.”
Butet: “Anu, bang. Aku mau dibawain BH ajalah…”
Poltak: “Aaakkhh.., pening lah aabang kau buat, Tet. Yang gampang2 ajalah
macam titipan Ucok sm Bronjong itu.”
Butet: “Wah, banyak kali uang abang, ya?”
Poltak: “Bukan begitu, Tet. Kalo BH susah abang nyopetnya. Ga mungkin abang
rogoh2 tetek orang…!”

—————————————————————————–

Cerita Lucu Abu Nawas

Entah sudah berapa hari kasus seorang bayi yang diakui oleh dua orang ibu yang sama-sama ingin memiliki anak. Hakim rupanya mengalami kesulitan memutuskan dan menentukan perempuan yang mana sebenarnya yang menjadi ibu bayi itu.

Karena kasus berlarut-larut, maka terpaksa hakim menghadap Baginda Raja untuk minta bantuan. Baginda pun turun tangan. Baginda memakai taktik rayuan. Baginda berpendapat mungkin dengan cara-cara yang amat halus salah satu, wanita itu ada yang mau mengalah. Tetapi kebijaksanaan Baginda Raja Harun Al Rasyid justru membuat kedua perempuan makin mati-matian saling mengaku bahwa bayi itu adalah anaknya. Baginda berputus asa.

Mengingat tak ada cara-cara lain lagi yang bisa diterapkan Baginda memanggil abu nawas. abu nawas hadir menggantikan hakim. abu nawas tidak mau menjatuhkan putusan pada hari itu melainkan menunda sampai hari berikutnya. Semua yang hadir yakin abu nawas pasti sedang mencari akal seperti yang biasa dilakukan. Padahal penundaan itu hanya disebabkan algojo tidak ada di tempat.

Keesokan hari sidang pengadilan diteruskan lagi. Abu Nawas memanggrl algojo dengan pedang di tangan. abu nawas memerintahkan agar bayi itu diletakkan di atas meja.

“Apa yang akan kau perbuat terhadap bayi itu?” kata kedua perempuan itu saling memandang. Kemudian abu nawas melanjutkan dialog.

“Sebelum saya mengambil tindakan apakah salah satu dari kalian bersedia mengalah dan menyerahkan bayi itu kepada yang memang berhak memilikinya?”

“Tidak, bayi itu adalah anakku.” kata kedua perempuan itu serentak.

“Baiklah, kalau kalian memang sungguh-sungguh sama menginginkan bayi itu dan tidak ada yang mau mengalah maka saya terpaksa membelah bayi itu menjadi dua sama rata.” kata abu nawas mengancam.

Perempuan pertama girang bukan kepalang, sedangkan perempuan kedua menjerit-jerit histeris.

“Jangan, tolongjangan dibelah bayi itu. Biarlah aku rela bayi itu seutuhnya diserahkan kepada perempuan itu.” kata perempuan kedua. abu nawas tersenyum lega. Sekarang topeng mereka sudah terbuka. abu nawas segera mengambil bayi itu dan langsurig menyerahkan kepada perempuan kedua.

Abu Nawas minta agar perempuan pertama dihukum sesuai dengan perbuatannya. Karena tak ada ibu yang tega menyaksikan anaknya disembelih. Apalagi di depan mata. Baginda Raja merasa puas terhadap keputusan abu nawas. Dan .sebagai rasa terima kasih, Baginda menawari abu nawas menjadi penasehat hakim kerajaan. Tetapi abu nawas menolak. la lebih senang menjadi rakyat biasa.

Nah bagaimana menurut anda mengenai Cerita Lucu yang kami berikan untuk anda semua, dimana kami memberikannya dengan gratis dan semoga saja bermanfaat untuk anda semua, dan kami ingin memberikan informasi lainnya pada anda seperti Cerita Cinta untuk anda semua, dan masih banyak lagi yang lainnya untuk anda semua. Terima kasih karena sudah mampir di situs Foto Artis Terbaru ini :p




advertiser